Telah Dinyatakan Bebas, Kini Ferdian Paleka Kembali Dipanggil Polisi

Usai berstatus tersangka atas kasus video prank berisi sampah, Ferdian Paleka (21), M Aidil (21) dan Tubagus Fadilah (20) akhirnya dibebaskan dari tahanan.

Sebab para korban video prank telah mencabut laporan mereka, dengan demikian proses hukum dihentikan.

Namun Ferdian Paleka akan kembali dipanggil sewaktu-waktu oleh pihak kepolisian.

Bukan sebagai tersangka, lantas atas kasus apa Ferdian Paleka berencana kembali dipanggil?

Akan dipanggil sebagai saksi

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung AKBP Indragiri mengemukakan, saat ditahan, Ferdian Paleka sempat mengalami perundungan.

Indragiri memastikan kasus itu terus akan diproses.

“Ya, seperti kita ketahui bersama bahwa kasus perundungan yang sebelumnya itu kita proses juga,” ujar dia di Mapolrestabes Bandung, Kamis (4/6/2020).

Ferdian sewaktu-waktu dapat dipanggil kembali.

“Kita nantinya akan memanggil yang bersangkutan sebagai saksi,” tutur Indragiri.

Ferdian menyatakan tak ada masalah

Namun di sisi lain, Ferdian mengatakan kasus perundungan itu telah diselesaikan.

“Itu sudah selesai, enggak ada masalah lagi,” kata Ferdian ketika dibebaskan, Kamis (4/6/2020).

Kuasa hukum Ferdian Rohman Hidayat pun menyatakan hal serupa.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya, kepada Polrestabes Bandung, kepada Pak Kapolres, kepada Pak Kasat, Kanit, dan jajarannya, yang bekerja keras dan merespons kejadian perundungan yang menimpa Ferdian sampai selesai,” ucap dia.

Meski demikian, polisi telah menyatakan akan kembali memanggil Ferdian sebagai saksi untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

Dirundung tahanan lain

Seperti diketahui, medio Mei 2020, Ferdian Paleka dan teman-temannya dirundung oleh para tahanan lain di ruang tahanan Polrestabes Bandung.

Saat aksi perundungan berlangsung, seseorang merekam dengan ponsel.

Dalam video perundungan, Ferdian dan rekannya dimasukkan ke tempat sampah.

Mereka juga disuruh melakukan push up dan scout jump dengan disaksikan tahanan lainnya.

Tak berhenti di situ, Ferdian diminta mengucapkan “Aing beledug (saya bodoh)” dan diikuti oleh dua teman Ferdian lainnya.

Tahanan hingga penjaga diperiksa

Kasus perundungan itu, juga membuka jalan polisi menemukan penyelundupan ponsel tahanan.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya saat itu mengatakan, perundungan Ferdian Paleka direkam leh tahanan menggunakan ponsel.

Ponsel diduga diselundupkan melalui makanan kiriman.

Dalam kejadian itu, Ulung menyita ponsel tahanan.

Sejumlah tahanan hingga anggota yang berjaga pun diperiksa.

“HP sudah diamankan, kita sudah melakukan pemeriksaan kepada penjaga sampai ke tingkat atasnya. Untuk mempertanggungjawabkan kejadian ini,” terang Ulung.

Saat itu pun, Ferdian dan rekannya sempat dipisahkan dari tahanan lainnya untuk menghindari kejadian serupa.

sumber : Kompas.com

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

©2020 KLEO Template a premium and multipurpose theme from Seventh Queen

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

Log in with your credentials

Forgot your details?